Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita Kita

Menyiapkan Kenangan Indah

Gambar
  Ummu Magandi  Menyiapkan kenangan indah untuk anak-anak perlukah? Selain menyiapkan pendidikan dan seabrek yang perlu dipersiapkan untuk mereka, termasuk perekonomian. Bagi pandangan penulis itu sangat perlu sekali. Meskipun hanya sebuah kenangan, akan menjadi bagian dari tumbuh kembangnya.  Penulis meskipun sebagai bagian dari produk kolonial yang tumbuh besar di era milenial, kedua orang tua penulis sudah memberikan semua kenangan indah di masa kecil kami. Penulis pernah ke salah satu puncak Wilis di usia 6 tahun, ke lereng gunung Kelud di usia 8 tahun. Dan berbagai tempat indah yang selalu kami kenang saat ini.  Kenangan indah tidak melulu soal mahal. Namun, kita bisa membentuk dan membuatnya meskipun hanya di rumah dan sekitarnya. Menggambar bersama, memasak bersama, hingga taklim bersama. Sehingga keluarga benar-benar menjadi pondasi terbaik untuk tumbuh kembang mereka. Kebersamaan juga mampu memupuk rasa sayang dan kedekatan diantara anggota keluarga. Termasu...

Serba-serbi Pacaran Anak Sekolahan: Ada Nggak yang Islami?

Gambar
Ruby Alamanda  Penulis adalah salah satu pengajar di sebuah sekolah menengah pertama. Seringkali penulis melihat remaja putri di depan gerbang sekolah, menunggu datangnya seseorang, lantas ada seorang cowok menaiki motornya menghampiri si cewek, remaja putri itu lantas naik motor di belakang cowok tersebut, lantas cuss pergi, motor pun melaju.  Dengan pasangan diatas, penulis jegek/kesal. Betapa tidak, penulis yang penyabar ini, di anggap apa coba, sudah di fasilitasi konseling individu, bukannya ada perubahan malah menjadi-jadi dengan banyak alasan. Sebelum SKAL sudah di pilah-pilah mana yang berpotensi untuk berpacaran di bus. Ya benar di bus sudah tidak berpacaran, tetapi di luar bus, pendamping 2 mengawasi 15 siswa, tidak masuk akal. Ambyar sudah, mereka pun tetap ada yang berpacaran. Termasuk siswa ini, Y dan I.  Kembali ke Y dan I, penulis sudah menjaga agar tidak terjadi pacaran di pusat edukasi SKAL di Jogja, sudah memberi informasi kepada ibu Y, bicara banyak, da...

Hidup Itu Seperti Roda Sepeda

Gambar
  (Ummu Magandi) Dua anak ini setiap hari ke sekolah selalu membawa bekal makan siang. Meskipun seringkali seperti ini, bekalnya dimakan setelah sampai di rumah. Uminya kecewa kalo tidak dimakan?  Enggak, sama sekali enggak kecewa dan tidak marah. Bekalnya mau dimakan kapan pun it's ok. Dulu awal masuk setelah pandemi, si adek bekalnya selalu habis di jam istirahat, sekitar pukul 10.00. Padahal jam pulang setelah salat Dzuhur berjamaah. Si Adek harus nunggu Abang pulang sekitar satu jam lagi. Mereka keluar dari sekolah sekitar pukul 12.45 nyampe rumah sekitar pukul 13.30. Sudah hampir dua bulan, dua anak ini naik mobil antar jemput kalau pulang. Bukan karena uminya malas jemput, tapi memang motor yang biasanya dipakai untuk jemput keluar masuk bengkel terus. Jadi harus bersabar. Umi ngapain dong? Banyak yang Umi kerjakan sembari menunggu mereka. Mulai dari mengerjakan tugas negara, menjahit, menulis, bertani, tholabul Ilmi, dsb.   Back to title , kembali ke judul. Si...

Tahukan, Hari Ini Tanggal 10 Oktober?

Gambar
  Endah Sulistiowati Yang rajin buka kalender pasti tahulah kalau hari ini Sabtu tanggal 10 Oktober 2020. Baytheway, tahu nggak hari ini hari apa?  Hmm, tanggal 10 Oktober itu diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Dunia. Hari Kesehatan Mental Dunia ini diperingati pertama kali pada 10 Oktober 1992. Ini dimulai sebagai kegiatan tahunan Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental (WFMH) oleh Wakil Sekretaris Jenderal Richard Hunter. Hari tersebut secara resmi diperingati setiap tahun pada tanggal 10 Oktober. Tujuan utama diadakannya Hari Kesehatan Mental Dunia adalah untuk mempromosikan advokasi kesehatan mental dan mendidik publik tentang isu-isu yang relevan. Dalam tiga tahun pertama salah satu kegiatan utamanya adalah siaran dua jam secara global melalui sistem satelit badan informasi AS dari studio di Talahassee, Florida. Pada tahun 1994, atas saran Sekretaris Jenderal Eugene Brody saat itu, tema Hari Kesehatan Mental Sedunia ditentukan untuk pertama kalinya, yaitu "Meningkatk...

Belajar Ngeblog Yuuk

Gambar
  Endah Sulistiowati  Pernah nggak sih sahabat kepikiran bikin blog pribadi atau website pribadi. Dulu, aku pikir ngeblog itu susah ya. Karena merasa diri ini kok gaptek amat.  Ternyata setelah dilakoni, enjoy tuh. Macam kita bisa mencurahkan isi hati di beranda Fb. Tapi ini lebih amazing. Amazing you know? Kok bisa? Bisalah. Ha ha ha.  Seperti hari ini, meskipun sudah lama malang melintang di dunia website, hari ini penulis belajar lagi mulai dari nol. Kenapa mau belajar lagi dari nol, ya...karena awal punya web sudah tahu jadi alias instan. Sehingga belum paham susah payahnya bikin blog atau web. So disini dipreteli nih dari awal bikin itu yak apa.  Btw, aniway, nanti kita juga diajarin ngelola web nih, sampai si web ini bisa mengalirkan pundi-pundi rupiah. Gimana ajib or ajib nih. Sahabat kalau penasaran bisa lah nanti ikut belajar di Suhu saya. Tertarik, komen ajah ya.